Minggu, 25 Maret 2012

I. PENGARUH LINGKUNGAN TERHADAP MANAJEMEN

Macam-macam lingkungan organisasi dan pengaruhnya terhadap perusahaan

Lingkungan organisasi adalah semua elemen di dalam maupun di luar organisasi yang dapat mempengaruhi sebagian atau keseluruhan suatu organisasi. Menurut Fred Emery dan Eric Tris Lingkungan Organisasi dibagi menjadi 4 macam yaitu:
  • Lingkungan Placid randomized
Permintaan didistribusikan secara acak, perubahan lamban, perubahan dapat diramalkan, ancaman paling sedikit.
  • Lingkungan Placid-clustered
Perubahan lamban, ancaman terhadap organisasi lebih bersifat kelompok. Misalnya pemasok masukan dan distributor keluaran membentuk koalisi/aliansi
  •  Lingkungan disturbed_reactive
Terdapat banyak saingan yang mencari tujuan yang sama. Organisasi mengembangkan setrangkaian inisiatif taktis, memperhitungkan reaksi pesaing, menyusun strategi tindakan balik. Persaingan ini membutuhkan fleksibilitas dan strukturnya cenderung  terdesentralisasi.
  •  Lingkungan Turbulent-field
Paling dinamis, ketidakpastian paling besar, perubahan selalu terjadi dan element dalam lingkungan smakin saling berhubungan(multiplier effect)

Sedangkan Organisasi dilihat dari struktur lingkungannya dapat dibagi menjadi 2, yaitu
  1.     Oganisasi mekanistik
Pada organisasi mekanistik tugas didefinisikan dengan jelas.  pembagian wewenang cenderung sentralistik, dimana wewenang lebih banyak di pusat/ top manajemen, sedangkan bawahan hanya memiliki sedikit wewenang, mekanistik hubungan kerja yang mendominasi adalah hubungan vertikal antara atasan dan bawahan (Vertical relationship), mekanistik formalisasi (tingkat formalitas yang ada dalam hubungan kerja) tinggi, ukuran kinerja yang dominan adalah Loyalitas dan Kepatuhan.
  2.     Organisasi Organik
 Pada organisasi organik tugas pada organisasi dibuat global (tidak rinci) dan selalu disesuaikan dengan kebutuhan, pembagian wewenang cenderung desentralistik, dimana bawahan diberikan kewenangan yang lebih, hubungan kerja lebih didominasi oleh hubungan lateral (Lateral Relationship), formalisasinya rendah, ukuran kerja yang dominan adalah Komitmen dan Prestasi.

Berdasarkan theory di atas dapat disimpulkan bahwa:
  1.     Lingkungan Placid lebih tepat dijawab dengan organisasi yang mekanistik
  2.     Lingkungan Turbulent lebih efektif dengan organisasi yang Organik 
  3.      Sedangkan Lingkungan Disturbed Reactive lebih tepat dijawab oleh struktur organisasi yang mix antara mekanistik dan organik.
 MANAJEMEN DAN GLOBALISASI
 1. MANAJEMEN
    
Kata Manajemen berasal dari bahasa Perancis kuno ménagement, yang memiliki arti seni melaksanakan dan mengatur. Manajemen belum memiliki definisi yang mapan dan diterima secara universal. Berikut pengertian manajemen menurut beberapa ahli :

  • Manajemen adalah seni dan ilmu perencanaan pengorganisasian,penyusunan,pengarahan dan pengawasan daripada sumberdaya manusia untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan. (By : Drs. Oey Liang Lee )
  • Manajemen adalah proses perencanaan, pengorganisasian dan penggunakan sumberdaya organisasi lainnya agar mencapai tujuan organisasi tang telah ditetapkan. (By : James A.F. Stoner)
  • Manajemen merupakan suatu proses khas yang terdiri dari tindakan-tindakan perencanaan, pengorganisasian, penggerakan dan pengendalian yang dilakukan untuk menentukan serta mencapai sasaran yang telah ditentukan melalui pemanfaatan sumberdaya manusia dan sumberdaya lainnya. (By : R. Terry ) 
 2. GLOBALISASI
   


Globalisasi adalah proses penyebaran unsur-unsur baru khususnya yang menyangkut informasi secara mendunia melalui media cetak dan elektronik.
Khususnya, globalisasi terbentuk oleh adanya kemajuan di bidang komunikasi dunia.
Ada pula yang mendefinisikan globalisasi sebagai hilangnya batas ruang dan waktu akibat kemajuan teknologi informasi. Globalisasi terjadi karena faktor-faktor nilai budaya luar, seperti:
a. selalu meningkatkan pengetahuan;
b. patuh hukum;
c. kemandirian;
d. keterbukaan;
e. rasionalisasi;

Globalisasi terjadi melalui berbagai saluran, di antaranya:
a. lembaga pendidikan dan ilmu pengetahuan;
b. lembaga keagamaan;
c. indutri internasional dan lembaga perdagangan;
d. wisata mancanegara;
e. saluran komunikasi dan telekomunikasi internasional;
f. lembaga internasional yang mengatur peraturan internasional; dan
g. lembaga kenegaraan seperti hubungan diplomatik dan konsuler.

Rabu, 01 Februari 2012

MITOLOGI TERBENTUKNYA JEPANG

        Pernahkah kalian mendengar nama Izanagi, tsukiyomi, amaterasu dan susanoo?? Dalam manga & anime naruto amaterasu tsukiyomi dan susanoo merupakan jutsu(jurus) mangekyou sharingan milik Uchiha Itachi, sedangkan izanagi adalah jurus yang pernah digunakan Shimura Danzou saat melawan Sasuke. Kali ini saya akan menceritakan mitologi terbentuknya  Jepang yang melibatkan nama-nama tersebut.

        Dunia berawal di Takamanohara, di sana lahir berbagai kami seperti Kotoamatsukami dan Kaminoyonanayo. Kami yang lahir paling akhir adalah dua bersaudara Izanagi (Izanaki) dan Izanami, yang kemudian diperintahkan untuk menciptakan Jepang. Dibekali dengan tombak sakti Amanonuhoko, keduanya diutus ke Amenoukihashi (floating bridge of heaven), sebuah jembatan yang memisakan antara bumi dan surga. Dari Amenounikihasi, mereka menurunkan tombak Amanonuhoko ke dalam laut. Ketika diangkat kembali tetesan air laut yang jatuh berubah menjadi pulau.

     Di pulau tersebut mereka mulai membentuk dunia baru. Izanagi dan Izanami melahirkan anak-anak pertama, Hiruko dan Awashima, namun tidak sempurna bentuknya dan tidak dianggap sebagai dewa sehingga keduanya dibuang ke laut. Selanjutnya Izanami dan Izanagi menciptakan Ouyashima-kuni atau delapan pulau besar di Jepang, yaitu Awazi, Iyo (shikoku), Ogi, Tsukushi (Kyushu), Iki, Tsushima, Sado dan Yamato (Honshu). Pulau Hokkaido, CHisima dan Okinawa tidak termaksud dalam kepulauan Jepang dalam mitologi kuno. Izanami masih terus melahirkan banyak pulau dan dewa-dewi. Tetapi ketika melahirkan dewa api, Kagutsuchi, tubuhnya terbakar dan meninggalkan dunia menuju Yomi (dunia orang mati).  Izanagi sangat sedih dan tidak rela istrinya meninggal sampai-sampai rela mengejar Izanami ke dunia orang mati. Namun terlambat karena Izanami sudah memakan makanan untuk orang mati dan tubuhnya membusuk. Izanagi yang terkejut melihat keadaan tubuh istrinya, ketakutan dan berlari keluar dari Yomi. Izanami marah dan menyuruh setan-setan Shikome untuk mengejar Izanagi. Begitu berhasil keluar dari Yomi, Izanagi menyegel pintunya sehingga para Shikome dan Izanami tidak bisa lagi mengejarnya. Izanami bersumpah akan membunuh 1000 orang setiap harinya. Tapi Izanagi membalas bahwa ia akan menciptakan 1500 kehidupan baru sebagai gantinya. Dari sinilah awal kematian dan kehidupan, yang disebabkan oleh dendam Izanami terhadap suaminya.

     Setelah keluar dari Yomi, Izanagi pergi menyucikan dirinya (misogi) di sebuah sungai. Dari tetesan air yang membasuh matanya, lahirnya Amaterasu, sang dewi matahari dari mata kiri Izanagi. Sedangkan dari mata kanannya lahir Tsukiyomi, dewa bulan. Dari Hidung sang dewa, lahir pula Susanoo dewa angin dan badai. Izanagi memerintahkan Tsukiyomi berkuasa atas siang dan malam, sedangkan Amaterasu memerintah Takamagahara (surga) dan memberinya hadiah berupa kalung suci miliknya. Susanoo yang diperintahkan Izanagi untuk berkuasa atas lautan menolak dan ingin bersama ibunya di Yomi. Sebelum pergi, Susanoo mendatangi Amaterasu dan berdalih ingin mengucapkan salam perpisahan. Amaterasu tahu maksud Susanoo sebenarnya adalah mengambil alih kerajaannya dan ia pun bersiap menghadapi saudaranya itu. Untuk membuktikan siapa yang terkuat, mereka bertanding siapa yang mampu menciptakan dewa. Amaterasu mematahkan pedang milik Susanoo menjadi 3 bagian, memakannya dan ketika dikeluarkan lagi muncul 3 dewi. Sedangkan Susanoo merebut kalung suci Amaterasu, memecahkannya dan dari sana muncul 5 dewa. Saat Susanoo menyatakan kemenangannya, Amaterasu mendebat karena dewa itu lahir dari kalung miliknya, maka seharusnya dia yang menang. Susanoo tidak terima dan membuat kekacauan. Amaterasu yang ketakutan melarikan diri dan bersembunyi di gua Amano Iwato, menyebabkan dunia diliputi kegelapan. Dewa-dewi lain berusaha membujuk Amaterasu keluar dari gua agar dunia menjadi terang kembali, tapi Amaterasu menolak. Ame no Uzume, dewi fajar dan keceriaan, mempunyai ide memancingnya keluar dengan menari sambil membawa cermin. Dewa-dewi lainnya bersorak menontonnya dan membuat Amaterasu keluar mengintip karena tertarik. Ketika melihat bayangannya di cermin, Amaterasu keluar untuk melihat lebih dekat dan mataharipun bersinar kembali.

sumber: hilman.web.id
             indonesiaindonesia.com